Icon
Mitra Industri SMK Negeri Jenawi
SMK Negeri Jenawi

Informasi Kegiatan Guru

ROHIN SMKN Jenawi Take Action! Kawal Keamanan Sholat Idul Adha
27 May 2026 Jari Purwanto, S.Pd.H.
ROHIN SMKN Jenawi Take Action! Kawal Keamanan Sholat...
Balong (27/05/2026) – Di tengah semangat Idul Adha yang sarat akan nilai pengorbanan dan keikhlasan, ROHIN (Rohani Hindu) SMK Negeri Jenawi bersama berbagai elemen masyarakat bahu-membahu mengamankan pelaksanaan ibadah Sholat Idul Adha 1447 H. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sinar Lawu, Desa Balong pada Kamis pagi (27/5) pukul 05.30 – 07.00 WIB ini menjadi bukti nyata bahwa kerukunan antarumat beragama bukan sekadar wacana, melainkan aksi kolektif yang membanggakan. Tidak hanya ROHIN, aksi mulia ini juga melibatkan Sosial Tolerance Balong, Polsek Jenawi serta Orang Muda Katolik (OMK) Gereja St. Yulius Jenawi. Bersama-sama, mereka bertugas mengatur lalu lintas jalan, memarkir kendaraan bermotor para jamaah, dan menyeberangkan umat Islam yang akan menunaikan sholat. Cuaca pagi yang sejuk menemani kegiatan ini, sementara senyum dan sapaan hangat antar petugas yang berbeda keyakinan menjadi pemandangan yang mengharukan. Jari Purwanto, S.Pd.H. selaku pembina ROHIN menyampaikan, "Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap hari raya agama lain sebagai bentuk implementasi pembelajaran agama Hindu yang kontekstual dan membumi." Tujuan dari partisipasi ini sangat mulia. Selain menumbuhkan sikap toleransi dan kerukunan, kegiatan ini membentuk karakter siswa yang peduli, bertanggung jawab, serta siap menjaga keamanan dan ketertiban dalam kegiatan keagamaan. Lebih dari itu, nilai-nilai dharma, pelayanan (seva), dan gotong royong benar-benar hidup dalam aksi nyata. Tak heran jika hubungan harmonis antara anggota ROHIN dengan masyarakat lintas agama semakin erat, sekaligus melatih disiplin, kerja sama tim, serta jiwa sosial siswa. Inilah wujud implementasi moderasi beragama yang sesungguhnya. Kebersamaan tidak mengenal batas keyakinan. Menjaga ketertiban ibadah umat lain adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap keberagaman. Ketika kita saling melindungi, maka kedamaian akan lahir dengan sendirinya. SMK Negeri Jenawi mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim ROHIN, Sosial Tolerance, Polsek Jenawi dan OMK St. Yulius atas kelancaran dan kekhidmatan acara ini. Semangat ini semoga terus menyala dan menginspirasi generasi muda bahwa toleransi itu indah, nyata, dan dimulai dari langkah kecil kita hari ini. Teruslah berbagi kebaikan.
Ukir Momen Bersama :  Seharian di Tahura Ngargoyoso Sukses Hangatkan Vibes Kekeluargaan SMK Negeri Jenawi
27 May 2026 Farida Retno Wardani, S.Pd.
Ukir Momen Bersama : Seharian di Tahura Ngargoyoso...
Suasana hangat dan penuh tawa menyelimuti kawasan hijau Taman Hutan Raya (Tahura) Ngargoyoso pada tanggal 25 Mei 2026. Hari itu, seluruh siswa SMK Negeri Jenawi berkumpul bersama di alam terbuka untuk mengikuti kegiatan penting bernama Sosiokultural Capacity Building 2026. Berada di bawah rindangnya pepohonan, mereka diajak untuk menyatu dengan keindahan alam yang asri sejak pagi hari. Kegiatan ini dirancang khusus sebagai ruang bagi seluruh siswa untuk saling mengenal lebih dekat, melepaskan penat, dan membangun ikatan batin yang kuat agar vibes kekeluargaan di antara mereka semakin tumbuh dan naik level. Kegiatan diawali secara khidmat dengan apel pembukaan di tengah udara Tahura Ngargoyoso yang sejuk dan menyegarkan, yang kemudian langsung dilanjutkan dengan sesi senam pagi bersama untuk membakar semangat. Setelah tubuh terasa bugar, keceriaan mulai mengalir deras saat para guru bersiap di pos masing-masing. Di sinilah peran penting para guru dimulai, di mana mereka tampil sangat asyik dan penuh energi mengambil peran sebagai instruktur fun game. Melalui interaksi yang santai ini, jarak antara guru dan siswa melebur menjadi rasa sayang yang tulus layaknya orang tua dan anak dalam sebuah keluarga besar. Memasuki agenda inti, petualangan yang dinantikan pun dimulai saat para siswa harus menjelajahi lima pos permainan (game) kelompok yang menantang. Mengusung tema besar, "Tanpa Bullying Kita Wujudkan Kerjasama Dan Menumbuhkan Disiplin Serta Menanamkan Karakter", setiap pos tantangan dirancang untuk melatih kekompakan. Kelima permainan tersebut adalah Menyeberangi Pulau, Jalan Rintang, Merayap, Lompat Zig Zag, dan Pesan Berantai. Di sini, ego dan sifat mau menang sendiri perlahan luntur, digantikan oleh rasa peduli yang menjadi fondasi utama dalam kekeluargaan mereka. Keseruan semakin memuncak saat para siswa berjuang di pos Menyeberangi Pulau dan Jalan Rintang yang menuntut kerja sama tim yang solid agar tidak terjatuh. Fisik mereka kembali diuji di pos Merayap di atas tanah dan Lompat Zig Zag yang menguras energi namun memicu gelak tawa bersama. Terakhir, fokus dan kejujuran mereka diuji di pos Pesan Berantai, di mana komunikasi yang baik menjadi kunci utama. Melalui rintangan di setiap pos ini, para siswa belajar bahwa mereka tidak berjalan sendirian, melainkan didukung penuh oleh saudara satu sekolah di sebelahnya. Di tengah kompetisi yang seru antar-kelompok tersebut, jalinan kekeluargaan terbukti nyata karena tidak ada tempat untuk saling mengejek atau menertawakan kesalahan orang lain. Jika ada teman yang gagal saat melompat atau salah dalam membisikkan pesan, teman yang lain dengan sigap akan merangkul dan memberi semangat untuk mencoba lagi. Pendekatan lewat praktik langsung di lapangan yang dipandu oleh para guru sebagai instruktur fun game ini terbukti jauh lebih menyentuh hati dan efektif untuk menciptakan lingkungan yang saling melindungi dan menyayangi. Selain diajarkan tentang kerja sama, para siswa juga diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan di area Taman Hutan Raya ini sebagai cerminan keluarga yang bertanggung jawab. Setiap siswa diwajibkan memastikan tidak ada sampah yang tertinggal di lokasi permainan maupun tempat berkumpul demi kelestarian alam bersama. Menjaga keasrian kawasan Tahura Ngargoyoso adalah bagian dari karakter mulia yang dipraktikkan secara nyata, sehingga keindahan lingkungan alamnya tetap terjaga dengan baik seperti sedia kala. Setelah lelah berjuang melewati lima pos permainan, kedatangan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjelang siang hari menjadi momen yang paling dinantikan untuk bersantai bersama. Di tengah sejuknya rimbun Taman Hutan Raya Ngargoyoso, mereka duduk bersama menikmati hidangan sehat tersebut dengan sangat lahap tanpa ada sekat pembatas. Momen makan bersama di bawah rimbunnya alam ini memancarkan rasa syukur yang mendalam, sekaligus mengunci erat rasa kekeluargaan mereka menjadi sebuah kenangan indah yang akan selalu digenggam erat saat kembali ke sekolah.
Tingkatkan Kesiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru, Admin dan Operator SPMB SMK Negeri Jenawi Ikuti Bimtek di SMKN 2 Karanganyar
27 May 2026 Farida Retno Wardani, S.Pd.
Tingkatkan Kesiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru, Admin dan...
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Admin dan Operator Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Agenda krusial yang diikuti oleh perwakilan SMA dan SMK negeri di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI ini dipusatkan di SMK Negeri 2 Karanganyar. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pemahaman teknis dan menyamakan persepsi seluruh satuan pendidikan demi menyukseskan proses penerimaan siswa baru secara serentak. Sebagai bagian dari gerakan serentak ini, setiap sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri diwajibkan mengirimkan delegasi mereka. Format penugasan diatur secara spesifik di mana masing-masing sekolah mengutus tepat dua orang perwakilan, yang terdiri dari satu orang admin SPMB dan satu orang operator SPMB. Ketentuan ini juga diterapkan oleh SMK Negeri Jenawi, yang mengirimkan tim admin dan operator mereka untuk bergabung dengan puluhan peserta lain dari berbagai sekolah di wilayah Cabdin VI. Sebelum berkumpul di lokasi utama, para admin dan operator dari seluruh sekolah telah dibekali persiapan mandiri pada fase Pra Acara (H-1). Seluruh peserta diwajibkan mempelajari Petunjuk Teknis (Juknis) serta Petunjuk Operasional (Jukop) secara mendalam, serta menyaksikan tayangan video tutorial resmi. Tahap awal ini juga dilengkapi dengan pelaksanaan pre-test secara daring untuk mengukur kesiapan awal setiap operator sebelum mereka menghadapi materi simulasi yang lebih kompleks pada hari pelaksanaan. Memasuki hari utama, rangkaian kegiatan dibuka secara resmi setelah proses registrasi peserta rampung dilaksanakan oleh kepanitiaan pusat. Sesi pertama langsung diisi dengan High-Level Briefing serta bedah kasus kritis yang mengacu pada Juknis SPMB terbaru. Sesi ini dikemas secara interaktif melalui metode Game Validasi Cepat, di mana seluruh admin dan operator dari tiga kabupaten tersebut dituntut memberikan jawaban secara real-time langsung dari perangkat ponsel mereka masing-masing. Fokus utama dari pemaparan para fasilitator adalah menyoroti fitur-fitur baru serta pembaruan sistem yang diaplikasikan pada tahun ajaran kali ini. Hal ini dinilai sangat vital agar para operator di wilayah Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri memiliki kewaspadaan yang sama terhadap potensi kendala teknis. Di samping itu, dipaparkan pula daftar kesalahan fatal dari pelaksanaan tahun lalu sebagai bahan evaluasi bersama agar tidak terulang kembali di lingkungan SMA maupun SMK. Salah satu tahapan paling krusial dalam bimtek ini adalah Sesi Verifikasi Silang, di mana para peserta melakukan praktik langsung menggunakan berkas pendaftaran simulasi (dummy). Menariknya, sistem pengujian dilakukan secara silang antarpanduan sekolah, di mana operator SMK bertugas memverifikasi berkas jalur Domisili SMA, sedangkan operator SMA menguji berkas untuk jalur afirmasi maupun prestasi SMK. Metode silang ini dirancang secara sengaja untuk membangun ketelitian tinggi dan rasa saling memahami regulasi antarinstitusi. Memasuki paruh akhir agenda, para peserta dibekali dengan bagan alur pengambilan keputusan (Decision Tree) yang menjadi standar baku untuk menyelesaikan kasus-kasus yang meragukan di lapangan. Pelatihan kemudian ditutup dengan pendalaman materi troubleshooting aplikasi, mitigasi kendala operasional, serta pelaksanaan post-test akhir. Melalui bimtek di SMK Negeri 2 Karanganyar ini, seluruh perwakilan sekolah termasuk tim dari SMK Negeri Jenawi kini siap mengawal SPMB 2026 yang transparan, akuntabel, dan minim kendala.
PRESTASI TANPA BATAS
26 May 2026 Agus Sutrisno
PRESTASI TANPA BATAS
PRESTASI TANPA BATAS Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMK Negeri Jenawi dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Karanganyar Tahun 2026. Pada cabang olahraga atletik nomor lari 3000 meter, Gilang Angga Kesuma berhasil meraih Juara 1 dan membawa nama harum sekolah di tingkat kabupaten. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu menghasilkan prestasi yang gemilang. Dalam perlombaan yang berlangsung kompetitif, Gilang Angga Kesuma tampil penuh percaya diri dan mampu menunjukkan performa terbaiknya hingga berhasil menyentuh garis finis di posisi pertama. Prestasi tersebut tentu tidak diraih dengan mudah. Latihan rutin, dukungan pelatih, serta motivasi dari keluarga dan sekolah menjadi bagian penting dalam perjalanan keberhasilan Gilang. Semangat juang yang dimiliki menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berusaha meraih impian dan mengembangkan potensi di bidang yang mereka tekuni. Kepala SMK Negeri Jenawi, Bapak Andi Saputro, S.Kom., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh Gilang Angga Kesuma. Beliau berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, latihan, dan semangat pantang menyerah. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan,” ujar beliau. Ajang POPDA Kabupaten Karanganyar Tahun 2026 menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik di bidang olahraga. Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional. Dengan raihan Juara 1 pada nomor atletik lari 3000 meter, SMK Negeri Jenawi kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat dan prestasi siswa. Semangat “Prestasi Tanpa Batas” menjadi motivasi untuk terus melangkah maju dan meraih keberhasilan yang lebih tinggi di masa depan.
SMK Negeri Jenawi Gelar Kegiatan Sociocultural Capacity Building, Belajar dan Tumbuh Bersama di Tengah Alam
26 May 2026 INDRATAMA ADI PRAYOGA
SMK Negeri Jenawi Gelar Kegiatan Sociocultural Capacity Building,...
TAHURA KGPAA Mangkunegoro I, 25 Mei 2026 – Suasana pagi yang sejuk dan asri di kawasan Taman Hutan Rakyat (TAHURA) KGPAA Mangkunegoro I terasa semakin hidup dan penuh semangat hari ini. Sebanyak 600 siswa dari kelas X dan kelas XI SMK Negeri Jenawi berkumpul mengikuti kegiatan besar bertajuk Sociocultural Capacity Building. Kegiatan yang dirancang khusus untuk mengasah kemampuan sosial dan budaya ini berlangsung meriah dan tertib, dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 14.00 WIB, dengan didampingi serta dipandu langsung oleh Bapak Ibu Guru dan seluruh staf karyawan SMK Negeri Jenawi. Rangkaian acara diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh pembina upacara. Dalam barisan yang rapi dan tertib, seluruh peserta mendengarkan arahan serta tata tertib kegiatan yang akan berlangsung. Suasana semakin hangat dan akrab saat dilanjutkan dengan sesi senam pagi bersama. Diiringi irama musik yang bersemangat, seluruh siswa, guru, dan staf bergerak serentak menyegarkan tubuh, menjadi pemanasan yang tepat sebelum memasuki rangkaian kegiatan inti. Senam ini bukan sekadar olahraga, melainkan momen awal penyatuan semangat dan kekompakan antar seluruh warga sekolah. Puncak kegiatan berlangsung pada sesi permainan luar ruangan atau outbound yang telah disiapkan dengan matang. Ada lima jenis permainan utama yang menjadi sorotan dan diikuti dengan antusiasme tinggi oleh setiap kelompok, yaitu Pesan Berantai, Lompat Zig-Zag, Menyeberangi Pulau, Merayap, dan Jalan Rintang. Kelima jenis permainan ini dirancang secara khusus tidak hanya untuk hiburan atau sekadar aktivitas fisik, namun sarat akan nilai-nilai pendidikan karakter. Dalam setiap tantangan yang diberikan, para siswa dituntut untuk bergerak aktif, berpikir cepat, dan bertindak cermat. Melalui permainan Pesan Berantai, siswa belajar pentingnya komunikasi yang jelas dan efektif agar informasi tersampaikan dengan benar. Permainan Lompat Zig-Zag dan Menyeberangi Pulau melatih ketangkasan sekaligus strategi kerja sama tim agar semua anggota kelompok dapat mencapai tujuan bersama. Sementara itu, tantangan Merayap dan Jalan Rintang menguji ketahanan fisik serta kepercayaan antar teman satu tim, di mana keberhasilan hanya dapat dicapai jika ada rasa saling percaya dan saling tolong-menolong. Seluruh rangkaian kegiatan ini sukses menjadi wadah pembelajaran nyata dalam memecahkan masalah bersama, mempererat ikatan persahabatan, dan membangun jiwa kepemimpinan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Negeri Jenawi, Bapak Andi Saputro, S.Kom., hadir di tengah-tengah para siswa dan memberikan sambutan serta arahan penting. Beliau menyampaikan pandangan mendalam mengenai makna belajar yang sesungguhnya. “Kegiatan belajar tidak hanya dilakukan di dalam ruangan, di balik sekat dinding tembok kelas semata. Namun, belajar juga dapat dilakukan di tengah-tengah hutan yang indah seperti ini, berbaur dengan alam, dan berinteraksi secara langsung dengan teman-teman seperjuangan,” tegas Bapak Andi Saputro. Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memupuk rasa solidaritas, kerja sama, dan tekad yang kuat di dalam diri setiap siswa. Nilai-nilai tersebut, menurut beliau, adalah bekal hidup yang paling berharga dan krusial bagi masa depan mereka kelak saat terjun ke masyarakat maupun dunia kerja. Menjelang pukul 14.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan apel penutupan. Wajah-wajah lelah tampak terlihat, namun tersenyum bahagia dan penuh kepuasan. Kegiatan Sociocultural Capacity Building ini bukan hanya meninggalkan kenangan indah, tetapi juga membawa pulang pelajaran berharga: bahwa kekuatan terbesar seorang siswa SMK Negeri Jenawi terletak pada kemampuan mereka untuk bersatu, berkomunikasi, dan tumbuh berkembang bersama.
Menyeberang Pulau bersama Sang Juara di Sociocultural Capacity Building SMK Negeri Jenawi
26 May 2026 Sofiana Eka Sari
Menyeberang Pulau bersama Sang Juara di Sociocultural Capacity...
Ngargoyoso Karanganyar__ SMK Negeri Jenawi mengadakan kegiatan penguatan karakter melalui program Sociocultural Capacity Building yang dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2026 di TAHURA KGPAA Mangkunagoro I. Pada pagi yang mendung disertai rintik gerimis dimulai kegiatan apel bersama siswa-siswi dan Guru serta Karyawan SMK N Jenawi yang di pimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMK Negeri Jenawi Bapak Andi Saputro, S.Kom. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap kerja sama, kedisiplinan, kepemimpinan, serta membangun karakter positif di kalangan peserta didik tanpa adanya perilaku bullying. kegiatan yang di ikuti oleh seluruh siswa beserta Bapak/Ibu Guru dan Staff ikut berperan aktif sebagai trainer, siswa diajak belajar secara langsung tentang pentingnya kerja sama, komunikasi yang baik, saling menghargai, serta kemampuan menyelesaikan masalah bersama. Dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan, Peserta didik mengikuti berbagai permainan edukatif, tantangan kelompok, serta aktivitas yang melatih kekompakan dan kepemimpinan. Di antara berbagai permainan yang disiapkan panitia, terdapat satu tantangan yang paling menyita perhatian peserta, yakni permainan “Melampaui Pulau”. Pada permainan ini, setiap kelompok terdiri dari sekitar kurang lebih 20 siswa hanya diberikan sepuluh lembar kardus sebagai “pulau” untuk membantu seluruh anggota menyeberang dari satu pulau menuju pulau lainnya. Sekilas permainan iini terlihat sederhana, namun di balik itu tersimpan tantangan besar yang menuntut kerja sama, strategi, dan kecepatan. Keseruan dalam permainan yang membutuhkan konsentrasi saat hanya ada satu pulau yang boleh ditempati bersama oleh laki-laki dan perempuan, sementara pulau lainnya hanya boleh dihuni sesama laki-laki atau sesama perempuan. Tidak boleh ada pulau yang kosong tanpa penghuni, dan jarak antar kardus (Pulau) juga tidak boleh terlalu lebar agar peserta tidak melakukan “lompat kelinci” demi mempercepat perpindahan. Permainan dimulai, masing-masing kelompok tampak sibuk berdiskusi menyusun strategi terbaik, ada yang berdiskusi dengan tenang, ada pula yang berteriak memberi arahan agar seluruh anggota tetap bergerak bersama. Mereka belajar bahwa tujuan tidak mudah dicapai jika setiap orang hanya memikirkan dirinya sendiri. Dalam permainan ini, satu langkah yang salah dapat menyulitkan seluruh kelompok. Sebaliknya ketika semua anggota kompak, rintangan yang terlihat sulit perlahan dapat dilalui bersama. “pulau” dapat diartikan sebagai tujuan atau tantangan hidup, sedangkan proses menyeberang menggambarkan usaha bersama untuk menghadapi kesulitan dan mencapai keberhasilan. Melalui permainan menyeberang pulau, peserta diajarkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan dan solidaritas dalam mencapai tujuan bersama. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa dalam kehidupan nyata, manusia akan selalu dihadapkan pada berbagai tantangan dan rintangan. Untuk dapat melewatinya, dibutuhkan kerja sama, komunikasi, rasa percaya, serta sikap saling membantu antar sesama. Melalui kegiatan Capacity Building ini, SMK Negeri Jenawi berharap seluruh siswa tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga mampu membangun rasa empati, komunikasi yang baik, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
SPPG Jenawi 1 Hadirkan Makan Bergizi Gratis di Lokasi Kegiatan  Sociocultural Capacity Building di TAHURA.
26 May 2026 INDRATAMA ADI PRAYOGA
SPPG Jenawi 1 Hadirkan Makan Bergizi Gratis di...
TAHURA KGPAA Mangkunegoro I, 25 Mei 2026 – Rangkaian kegiatan Sociocultural Capacity Building yang digelar hari ini di kawasan Taman Hutan Rakyat (TAHURA) KGPAA Mangkunegoro I berjalan lancar dan penuh makna. Usai mengikuti serangkaian materi serta kegiatan luar ruangan yang seru dan mendidik, seluruh siswa SMK Negeri Jenawi kembali disuguhkan momen istimewa melalui program unggulan pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Layanan ini disalurkan langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jenawi 1 yang telah berkomitmen mendukung kebutuhan gizi para pelajar di wilayah ini. Meski kegiatan dilaksanakan di lokasi luar ruangan yang cukup jauh dari lingkungan sekolah, di luar wilayah jenawi dan di lereng gunung, namun SPPG Jenawi 1 tetap berkomitmen penuh dan bersedia mengantarkan layanan makan siang hingga ke lokasi kegiatan. Ketepatan waktu dan kualitas penyajian menjadi prioritas utama, sehingga makanan sampai ke tangan siswa dalam kondisi baik, dan tetap menjaga nilai gizi yang terkandung di dalamnya. Pemberian makan siang ini dimulai tepat pukul 12.30 WIB, menjadi penutup sesi kegiatan edukasi sekaligus sumber energi pengganti bagi para siswa yang telah beraktivitas sepanjang pagi. Menu yang disajikan dari dapur SPPG Jenawi 1 mendapatkan sambutan yang sangat antusias dan positif dari seluruh warga sekolah. Aroma masakan yang lezat dan tampilan hidangan yang menggugah selera membuat para siswa menyantapnya dengan sangat lahap. Tidak sedikit dari mereka yang mengaku sangat menikmati hidangan tersebut, bahkan terdapat beberapa siswa yang meminta tambahan porsi karena merasa masih lapar dan menyukai rasa masakannya. Hal ini dapat terlaksana karena adanya sisa jatah makanan dari beberapa siswa yang berhalangan hadir dalam kegiatan hari ini, sehingga jatah tersebut dapat disalurkan dan dinikmati oleh teman-teman satu kelasnya dengan tertib dan gembira. Setelah seluruh siswa selesai menikmati makan siang bergizi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan apel penutupan dan pembubaran barisan. Dalam apel tersebut, pihak sekolah mengingatkan kembali pesan-pesan penting kegiatan serta mengatur kepulangan siswa. Proses kepulangan berjalan aman dan tertib di mana seluruh siswa dijemput langsung oleh masing-masing orang tua atau wali. Pihak SMK Negeri Jenawi menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada SPPG Jenawi 1 dan seluruh pihak terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Kehadiran layanan ini yang mampu menjangkau hingga ke lokasi kegiatan di TAHURA menjadi bukti nyata perhatian besar terhadap kesehatan dan kecerdasan generasi muda. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi harian, tetapi juga menjadi dukungan moral agar siswa semakin semangat dalam menuntut ilmu dan berprestasi. Diharapkan kerja sama yang baik ini terus terjalin demi terwujudnya generasi pelajar yang sehat, kuat, dan berkarakter.
Di Balik Layar Kesuksesan : Dedikasi Tim Persiapan Kegiatan Sociocultural Capacity Building SMK Negeri Jenawi
26 May 2026 INDRATAMA ADI PRAYOGA
Di Balik Layar Kesuksesan : Dedikasi Tim Persiapan...
TAHURA KGPAA Mangkunegoro I, 25 Mei 2026 – Senja belum sepenuhnya memeluk langit, namun jejak dedikasi telah tercetak jelas di atas hamparan hijau Taman Hutan Rakyat (TAHURA) KGPAA Mangkunegoro I. Di sinilah, sejak pagi buta hari Minggu 24 mei, sekelompok jiwa yang penuh semangat telah bergerak, bekerja tanpa kenal lelah demi menyulap tempat ini menjadi panggung berharga bagi seluruh warga SMK Negeri Jenawi. Mereka adalah tim persiapan kegiatan Sociocultural Capacity Building, pahlawan di balik layar yang memastikan setiap detil tersusun rapi demi kelancaran acara besar yang akan digelar esok hari, Senin 25 Mei 2026. Langkah kaki mereka melangkah masuk ke kawasan hutan kota yang asri ini, bukan sekadar membawa peralatan, melainkan membawa harapan dan tanggung jawab yang besar. Udara sejuk khas hutan menyambut kedatangan mereka, seolah ikut menyaksikan kerja keras yang akan diukir di sana. Tak ada tugas yang dianggap remeh, semua dilakukan dengan ketelitian dan ketulusan. Mulai dari menata beragam perlengkapan kegiatan outbound yang akan menjadi sarana pembelajaran dan kebersamaan, hingga merancang dan menandai rute perjalanan yang aman, nyaman, namun tetap menantang semangat kebersamaan antar siswa. Namun, semesta seolah ingin menguji keteguhan hati mereka. Di tengah proses penataan, rintik hujan mulai turun membasahi dedaunan dan tanah tempat mereka berdiri. Butiran air langit jatuh perlahan, membasahi seragam dan peralatan, namun tidak pernah sekalipun membasahi atau meredupkan api semangat yang menyala di dada mereka. Hujan hanyalah teman, sebuah simfoni alam yang mengiringi setiap usaha keras mereka. Di antara suara gemerisik daun dan jatuhnya air hujan, tangan-tangan cekatan itu terus bergerak. Pemasangan sistem suara atau sound system dilakukan dengan presisi, memastikan pesan-pesan penting nanti dapat terdengar jelas menyapa setiap telinga yang hadir. Begitu pula dengan pemasangan spanduk dan MMT, yang kini berdiri gagah menyapa siapa saja yang datang, menandakan bahwa SMK Negeri Jenawi siap menyelenggarakan momen istimewa ini. Matahari perlahan bergerak ke ufuk barat, dan walaupun lelah mulai merayap di tubuh, senyum bangga tak pernah lepas dari wajah mereka. Segala sarana dan prasarana telah tersedia, rute telah terpola, dan segala kebutuhan telah tertata sempurna. Semua ini dilakukan demi satu tujuan mulia: terciptanya kegiatan Sociocultural Capacity Building yang lancar, bermakna, dan berkesan bagi seluruh siswa. Kegiatan ini bukan sekadar acara rutin sekolah, melainkan jembatan untuk membangun karakter, mempererat hubungan sosial, dan mengasah kemampuan budaya setiap siswa SMK Negeri Jenawi. Dan di balik kelancaran yang akan kita nikmati esok hari, ada cerita indah tentang kerja keras, kebersamaan, dan keteguhan hati tim persiapan. Mereka mengajarkan kita satu hal berharga: kesuksesan sebuah acara lahir dari persiapan yang matang, semangat yang tak pernah padam, dan cinta yang tulus bagi kemajuan bersama. Esok hari, di bawah naungan pohon-pohon rindang TAHURA, kita akan berkumpul, belajar, dan tumbuh bersama. Mari kita apresiasi setiap usaha yang telah dikerahkan, dan mari kita jadikan momen ini sebagai langkah awal menjadi pribadi yang lebih tangguh, berbudaya, dan bersatu.
Langkah Kompak di Lereng Lawu: Cara Unik SMK Negeri Jenawi Bangun Mental Siap Kerja Siswa
26 May 2026 Dwi Ngatmono
Langkah Kompak di Lereng Lawu: Cara Unik SMK...
Ada pemandangan berbeda di Taman Hutan Raya (TAHURA) KGPAA. Mangkunagoro I pada Senin (25/5/2026). Ratusan siswa SMK Negeri Jenawi tampak berkumpul bukan sekadar untuk bertamasya, melainkan untuk menguji batasan diri dan kerja sama tim. Melalui program Sosiokultural Capacity Building, sekolah ini menggelar serangkaian permainan edukatif, dengan simulasi "jalan rintang" sebagai salah satu menu utamanya. Kegiatan luar ruangan (outbound) ini dirancang khusus bukan hanya untuk menyegarkan pikiran, tetapi sebagai langkah strategis sekolah dalam membekali siswa menghadapi ketatnya persaingan di dunia kerja masa depan. Menembus Batas Ego Lewat "Jalan Rintang" Dalam permainan jalan rintang yang menjadi sorotan utama, para siswa dihadapkan pada berbagai rintangan fisik yang mustahil diselesaikan secara individu. Setiap kelompok dituntut untuk menyusun strategi, menekan ego masing-masing, dan saling mengulurkan tangan demi mencapai garis akhir. Kepala SMK Negeri Jenawi Bapak Andi Saputro, S.Kom menjelaskan bahwa pemilihan TAHURA sebagai lokasi kegiatan memberikan atmosfer yang mendukung. Udara segar dan tantangan alam terbuka dinilai sangat efektif untuk menstimulasi kemampuan adaptasi dan komunikasi interpersonal siswa. "Dunia kerja masa kini tidak hanya butuh kecerdasan akademik atau keahlian teknis (hard skills). Kemampuan bekerja sama dalam tim, mengelola stres, dan berkomunikasi dengan baik (soft skills) justru menjadi penentu utama kesuksesan mereka kelak," ujarnya di sela-sela kegiatan. Menanamkan Nilai Sosiokultural demi Masa Depan Program Sosiokultural Capacity Building ini berfokus pada pembentukan karakter yang tangguh dan adaptif. Melalui dinamika kelompok dalam permainan, siswa diajarkan untuk menghargai perbedaan pendapat, mengambil keputusan di bawah tekanan, dan saling percaya satu sama lain. Berikut adalah tiga poin utama yang menjadi target capaian dalam kegiatan ini: • Peningkatan Kohesi Tim: Mengubah ego individu menjadi kekuatan kolektif kelompok. • Komunikasi Efektif: Melatih kepemimpinan dan mendengarkan instruksi dengan jelas di tengah situasi sulit. • Resiliensi Mental: Membangun sikap pantang menyerah saat menghadapi kendala atau kegagalan awal. Para siswa pun tampak antusias mengikuti setiap sesi. Banyak dari mereka mengaku bahwa permainan ini membuka mata mereka tentang pentingnya arti sebuah koordinasi dan kepercayaan terhadap rekan satu tim.
Capacity Building 2026 SMKN Jenawi: Menguatkan Kebersamaan melalui Outbound Inspiratif di Alam Terbuka
26 May 2026 Najihah
Capacity Building 2026 SMKN Jenawi: Menguatkan Kebersamaan melalui...
SMK Negeri Jenawi kembali menyelenggarakan kegiatan Sosial Kultural Capacity Building 2026 pada Senin, 25 Mei 2026, bertempat di Tahura KGPAA Mangkunegoro. Kegiatan outbound bersama ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga pendidik, karyawan, serta siswa kelas X dan XI SMKN Jenawi. Kegiatan ini menjadi momen berharga untuk mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan suasana pembelajaran yang berbeda melalui aktivitas di alam terbuka. Capacity Building 2026 dilaksanakan sebagai upaya untuk menciptakan kebersamaan serta memberikan penyegaran dari rutinitas pembelajaran di dalam kelas. Dengan suasana yang asri dan sejuk, seluruh peserta diajak untuk menikmati pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi sarana untuk membangun hubungan yang harmonis antarwarga sekolah dalam suasana yang santai namun tetap edukatif. Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung dengan penuh kehangatan, kebersamaan, dan kekompakan. Berbagai aktivitas outbound yang dirancang secara menarik mampu membangun semangat kolaborasi di antara peserta. Tidak hanya siswa, para guru, tenaga pendidik, dan karyawan juga turut berpartisipasi aktif sehingga tercipta interaksi yang akrab dan penuh semangat. Tawa ceria dan antusiasme peserta menjadi gambaran nyata bahwa pembelajaran di luar kelas mampu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat rasa kekeluargaan. Keindahan alam Tahura KGPAA Mangkunegoro semakin menambah kesan positif dalam kegiatan ini. Lingkungan yang teduh dan suasana alami memberikan ruang bagi seluruh peserta untuk melepas penat, menyegarkan pikiran, dan menumbuhkan energi baru untuk kembali beraktivitas di sekolah. Momentum ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dapat diwujudkan melalui pengalaman langsung yang inspiratif. Melalui kegiatan Sosial Kultural Capacity Building 2026, diharapkan seluruh keluarga besar SMKN Jenawi semakin solid, kompak, dan memiliki semangat baru dalam menjalani proses belajar mengajar. Semoga kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi bekal positif untuk terus melangkah maju, menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, harmonis, dan penuh semangat meraih prestasi bersama.
Membangun Kepedulian Sosial: SMK Negeri Jenawi Sukses Gelar Sosiokultural Capacity Building 2026 di Tahura KGPAA. Mangkunagoro I
26 May 2026 Jari Purwanto, S.Pd.H.
Membangun Kepedulian Sosial: SMK Negeri Jenawi Sukses Gelar...
Ngargoyoso – Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan bebas dari perundungan, SMK Negeri Jenawi menggelar kegiatan Sosiokultural Capacity Building 2026 dengan tema inspiratif: “Tanpa Bullying, Kita Wujudkan Kerjasama dan Menumbuhkan Disiplin serta Menanamkan Karakter.” Kegiatan yang berlangsung pada Senin (25/5) ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI, serta para guru dan karyawan SMK Negeri Jenawi. Bertempat di kawasan Tahura KGPAA. Mangkunagoro I, kegiatan berlangsung dari pukul 08.30 hingga 13.00 WIB dengan suasana mendung yang justru menambah kekhidmatan dan kesyahduan acara. Kegiatan dibuka dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala SMK Negeri Jenawi, Andi Saputro, S.Kom. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan keberagaman sosial dan budaya di lingkungan masyarakat. Setelah apel, seluruh peserta mengikuti senam pagi bersama yang diiringi semangat dan keceriaan. Sebagaimana disampaikan oleh sosiolog Prof. Dr. Selo Soemardjan, “Manusia tidak dapat hidup sendiri; ia selalu membutuhkan orang lain dalam suatu tatanan sosial yang saling menghormati.” Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari pemikiran tersebut, di mana siswa belajar untuk saling menghargai sejak dini. Puncak kegiatan diisi dengan permainan edukatif dan outbound yang menantang. Terdapat lima jenis permainan outbound yang sukses mengasah kerja sama tim, yaitu Pesan Berantai, Lompat Zig-Zag, Menyeberangi Pulau, Merayap dan Jalan Rintang. Melalui permainan ini, siswa tidak hanya bergerak aktif, tetapi juga belajar memecahkan masalah bersama, berkomunikasi efektif, dan membangun kepercayaan. Cuaca mendung sepanjang kegiatan tidak menyurutkan semangat peserta justru menjadikan setiap tantangan terasa lebih heroik dan penuh makna. Seperti kata Margaret Mead, antropolog terkenal asal Amerika “Jangan pernah meremehkan kemampuan sekelompok kecil orang yang berkomitmen untuk mengubah dunia. Memang, hanya mereka yang melakukannya.” Kegiatan ini mengajarkan kita bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan. Dengan meniadakan bullying, kita membuka ruang bagi tumbuhnya kerjasama, disiplin dan karakter luhur. Setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan saling menghormati. SMK Negeri Jenawi berharap kegiatan Sosiokultural Capacity Building ini menjadi titik awal kebiasaan baik yang terus berlanjut di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Mari kita jaga semangat kebersamaan, karena dari sini lahir generasi unggul yang berkarakter. Tetap semangat berprestasi, SMK Negeri Jenawi Sekolahnya Juara!