Isi Berita / Informasi
SMKN Jenawi kembali menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi guru melalui Workshop Problem Based Learning (PBL) berbasis Pembelajaran Mendalam yang dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 di Ruang Meeting SMKN Jenawi.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru dengan penuh semangat dan antusiasme. Workshop diselenggarakan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran agar lebih aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
Kepala SMKN Jenawi, Andi Saputro, S.Kom, menyampaikan bahwa guru perlu memahami dan mempraktikkan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, serta mampu memecahkan masalah nyata. Oleh karena itu, workshop ini tidak hanya memberikan materi secara teoritis, tetapi juga langsung mengimplementasikan sintak Problem Based Learning dalam proses pelatihannya.
Melalui pendekatan tersebut, peserta workshop merasakan langsung bagaimana tahapan PBL diterapkan mulai dari orientasi masalah, pengorganisasian peserta, penyelidikan, penyusunan solusi, hingga presentasi dan refleksi hasil pembelajaran. Andi Saputro, S.Kom ingin memberikan contoh nyata bagaimana pembelajaran Problem Based Learning seharusnya dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga guru dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih mendalam dan aplikatif.
Selama kegiatan berlangsung, suasana workshop tampak hidup dan interaktif. Para guru aktif berdiskusi, berkolaborasi dalam kelompok, menyusun rancangan pembelajaran, hingga mempresentasikan hasil pemikiran mereka. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam setiap sesi yang dikemas secara menarik dan reflektif.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru dengan penuh semangat dan antusiasme. Workshop diselenggarakan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran agar lebih aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
Kepala SMKN Jenawi, Andi Saputro, S.Kom, menyampaikan bahwa guru perlu memahami dan mempraktikkan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, serta mampu memecahkan masalah nyata. Oleh karena itu, workshop ini tidak hanya memberikan materi secara teoritis, tetapi juga langsung mengimplementasikan sintak Problem Based Learning dalam proses pelatihannya.
Melalui pendekatan tersebut, peserta workshop merasakan langsung bagaimana tahapan PBL diterapkan mulai dari orientasi masalah, pengorganisasian peserta, penyelidikan, penyusunan solusi, hingga presentasi dan refleksi hasil pembelajaran. Andi Saputro, S.Kom ingin memberikan contoh nyata bagaimana pembelajaran Problem Based Learning seharusnya dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga guru dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih mendalam dan aplikatif.
Selama kegiatan berlangsung, suasana workshop tampak hidup dan interaktif. Para guru aktif berdiskusi, berkolaborasi dalam kelompok, menyusun rancangan pembelajaran, hingga mempresentasikan hasil pemikiran mereka. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam setiap sesi yang dikemas secara menarik dan reflektif.