Isi Berita / Informasi
Kegiatan Pendampingan Kurikulum Pusat Belajar berbasis TEFA dilaksanakan di SMK Negeri 1 Karanganyar pada hari Kamis dan Jumat, tanggal 23 dan 24 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dan tim pengembang kurikulum dari SMK negeri dan swasta se-Kabupaten Karanganyar, termasuk SMK Negeri Jenawi. Pendampingan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai penyusunan dan pengembangan Kurikulum Pusat Belajar yang selaras dengan karakteristik satuan pendidikan, serta mendukung penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai komponen Kurikulum Pusat Belajar, penyelarasan dokumen kurikulum, serta penyusunan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan sekolah. Setelah penyampaian materi, peserta dibagi ke dalam kelompok kerja untuk mengerjakan berbagai tugas yang telah diberikan oleh narasumber. Setiap kelompok berdiskusi secara aktif, saling bertukar pengalaman, dan menyusun hasil kerja yang kemudian dipresentasikan di hadapan peserta lainnya untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan.
Secara keseluruhan, kegiatan Pendampingan Kurikulum Pusat Belajar berlangsung dengan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti setiap sesi, baik dalam diskusi, penyelesaian tugas, maupun saat mempresentasikan hasil kerja kelompok. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta, termasuk tim dari SMK Negeri Jenawi, mampu mengimplementasikan hasil pendampingan di sekolah masing-masing sehingga pengembangan Kurikulum Pusat Belajar berbasis TEFA dapat berjalan secara optimal dan berdampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai komponen Kurikulum Pusat Belajar, penyelarasan dokumen kurikulum, serta penyusunan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan sekolah. Setelah penyampaian materi, peserta dibagi ke dalam kelompok kerja untuk mengerjakan berbagai tugas yang telah diberikan oleh narasumber. Setiap kelompok berdiskusi secara aktif, saling bertukar pengalaman, dan menyusun hasil kerja yang kemudian dipresentasikan di hadapan peserta lainnya untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan.
Secara keseluruhan, kegiatan Pendampingan Kurikulum Pusat Belajar berlangsung dengan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti setiap sesi, baik dalam diskusi, penyelesaian tugas, maupun saat mempresentasikan hasil kerja kelompok. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta, termasuk tim dari SMK Negeri Jenawi, mampu mengimplementasikan hasil pendampingan di sekolah masing-masing sehingga pengembangan Kurikulum Pusat Belajar berbasis TEFA dapat berjalan secara optimal dan berdampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran.