Isi Berita / Informasi
Karanganyar – SMK Negeri Jenawi terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja melalui kegiatan monitoring Praktik Kerja Lapangan (PKL). Monitoring kali ini dilaksanakan di dua mitra industri, yaitu Akuntax Surakarta, perusahaan konsultan pajak dan bisnis, serta PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda), lembaga jasa keuangan yang melayani masyarakat Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan kompetensi, kedisiplinan, dan etos kerja peserta didik selama menjalani PKL.
Kegiatan monitoring dilakukan oleh guru pembimbing PKL SMKN Jenawi dengan berdialog langsung bersama pembimbing industri dan para peserta didik. Selain mengevaluasi pencapaian kompetensi, kunjungan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara sekolah dan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) agar pembelajaran di sekolah semakin selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Selama di Akuntax Surakarta, siswa memperoleh pengalaman nyata dalam bidang administrasi perpajakan, pembukuan, serta pelayanan kepada klien. Sementara itu, di PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda), peserta didik mendapatkan kesempatan mempelajari operasional perbankan, pelayanan nasabah, administrasi keuangan, hingga penerapan budaya kerja profesional sesuai standar industri.
Pihak Akuntax Surakarta memberikan apresiasi terhadap performa siswa SMKN Jenawi. Menurut pembimbing industri, para siswa menunjukkan sikap disiplin, memiliki kemauan belajar yang tinggi, cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja, serta mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Hal senada juga disampaikan oleh pihak PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda). Mereka menilai peserta PKL dari SMKN Jenawi memiliki etika kerja yang baik, sopan dalam melayani, komunikatif, serta mampu bekerja sama dengan karyawan. Pihak perusahaan berharap kerja sama dengan SMKN Jenawi dapat terus berlanjut sebagai upaya mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan berdaya saing.
Melalui kegiatan monitoring ini, SMKN Jenawi berharap pelaksanaan PKL tidak hanya menjadi pemenuhan kurikulum, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta menyiapkan lulusan yang unggul, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
"PKL bukan sekadar belajar di tempat kerja, tetapi menjadi jembatan bagi siswa untuk mengenal budaya industri, mengasah keterampilan, serta membangun karakter profesional sejak dini."
Kegiatan monitoring dilakukan oleh guru pembimbing PKL SMKN Jenawi dengan berdialog langsung bersama pembimbing industri dan para peserta didik. Selain mengevaluasi pencapaian kompetensi, kunjungan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara sekolah dan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) agar pembelajaran di sekolah semakin selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Selama di Akuntax Surakarta, siswa memperoleh pengalaman nyata dalam bidang administrasi perpajakan, pembukuan, serta pelayanan kepada klien. Sementara itu, di PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda), peserta didik mendapatkan kesempatan mempelajari operasional perbankan, pelayanan nasabah, administrasi keuangan, hingga penerapan budaya kerja profesional sesuai standar industri.
Pihak Akuntax Surakarta memberikan apresiasi terhadap performa siswa SMKN Jenawi. Menurut pembimbing industri, para siswa menunjukkan sikap disiplin, memiliki kemauan belajar yang tinggi, cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja, serta mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Hal senada juga disampaikan oleh pihak PT BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda). Mereka menilai peserta PKL dari SMKN Jenawi memiliki etika kerja yang baik, sopan dalam melayani, komunikatif, serta mampu bekerja sama dengan karyawan. Pihak perusahaan berharap kerja sama dengan SMKN Jenawi dapat terus berlanjut sebagai upaya mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan berdaya saing.
Melalui kegiatan monitoring ini, SMKN Jenawi berharap pelaksanaan PKL tidak hanya menjadi pemenuhan kurikulum, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta menyiapkan lulusan yang unggul, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
"PKL bukan sekadar belajar di tempat kerja, tetapi menjadi jembatan bagi siswa untuk mengenal budaya industri, mengasah keterampilan, serta membangun karakter profesional sejak dini."