Isi Berita / Informasi
JENAWI – Semangat kebersamaan dan kerja tim yang solid terpancar jelas dari raut wajah para siswa SMK Negeri Jenawi. Pada Senin, 25 Mei 2026, mereka sukses menggelar sebuah kegiatan luar ruangan (outbound) yang penuh tantangan bertajuk "Bersama Pasti Bisa". Bertempat di kawasan asri Tahura Park yang terletak di lereng Gunung Lawu, kegiatan ini dirancang khusus untuk menguji sekaligus mengasah ketajaman berpikir dan soliditas para siswa.
Tantangan utama dalam kegiatan ini terbilang unik dan menguras strategi, yaitu permainan "Menyeberangi Pulau". Bayangkan saja, sebanyak 20 siswa harus menyeberangi sebuah area yang diibaratkan sebagai pulau seberang. Modal mereka sangat minim: hanya beberapa buah kardus bekas dengan jumlah yang sangat terbatas. Di sinilah ego pribadi harus dikesampingkan; setiap anak wajib saling berpegangan, melangkah seirama, dan memastikan tidak ada satu pun rekan mereka yang "tenggelam" atau keluar dari pembatas.
Kegiatan ini bukan sekadar permainan seru-seruan pengisi waktu luang. Lebih dari itu, "Bersama Pasti Bisa" mengemban misi penting untuk membantu, membimbing, dan mengembangkan kemampuan para siswa dalam menghadapi serta memecahkan masalah (problem solving). Melalui keterbatasan kardus yang ada, siswa dituntut untuk berkomunikasi secara efektif, berpikir kritis di bawah tekanan, dan menumbuhkan rasa empati yang tinggi antar sesama teman.
Melihat antusiasme dan perjuangan para siswa di lereng Gunung Lawu kemarin, pihak sekolah merasa bangga atas cara mereka menyelesaikan konflik dan hambatan selama simulasi. Keterbatasan sarana bukanlah penghalang, melainkan sebuah pemantik kreativitas. Ketika 20 kepala mampu menyatukan visi dan saling menopang, jembatan sekecil kardus pun terbukti mampu membawa mereka menuju garis akhir dengan selamat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa SMKN Jenawi dapat membawa pulang pelajaran berharga ini ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat kelak. Semoga semangat pantang menyerah dan kekompakan yang telah tertempa di Tahura Park terus menyala dalam jiwa, membuktikan bahwa sesulit apa pun rintangan di masa depan, jika dihadapi bersama, kita pasti bisa!
Tantangan utama dalam kegiatan ini terbilang unik dan menguras strategi, yaitu permainan "Menyeberangi Pulau". Bayangkan saja, sebanyak 20 siswa harus menyeberangi sebuah area yang diibaratkan sebagai pulau seberang. Modal mereka sangat minim: hanya beberapa buah kardus bekas dengan jumlah yang sangat terbatas. Di sinilah ego pribadi harus dikesampingkan; setiap anak wajib saling berpegangan, melangkah seirama, dan memastikan tidak ada satu pun rekan mereka yang "tenggelam" atau keluar dari pembatas.
Kegiatan ini bukan sekadar permainan seru-seruan pengisi waktu luang. Lebih dari itu, "Bersama Pasti Bisa" mengemban misi penting untuk membantu, membimbing, dan mengembangkan kemampuan para siswa dalam menghadapi serta memecahkan masalah (problem solving). Melalui keterbatasan kardus yang ada, siswa dituntut untuk berkomunikasi secara efektif, berpikir kritis di bawah tekanan, dan menumbuhkan rasa empati yang tinggi antar sesama teman.
Melihat antusiasme dan perjuangan para siswa di lereng Gunung Lawu kemarin, pihak sekolah merasa bangga atas cara mereka menyelesaikan konflik dan hambatan selama simulasi. Keterbatasan sarana bukanlah penghalang, melainkan sebuah pemantik kreativitas. Ketika 20 kepala mampu menyatukan visi dan saling menopang, jembatan sekecil kardus pun terbukti mampu membawa mereka menuju garis akhir dengan selamat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa SMKN Jenawi dapat membawa pulang pelajaran berharga ini ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat kelak. Semoga semangat pantang menyerah dan kekompakan yang telah tertempa di Tahura Park terus menyala dalam jiwa, membuktikan bahwa sesulit apa pun rintangan di masa depan, jika dihadapi bersama, kita pasti bisa!