Kegiatan selama 3 hari ini diikuti oleh  42 guru SMK Negeri Jenawi. Narasumber kegiatan ini adalah Dr. Suharno, S.T, M.T, beliau merupakan dosen pasca sarjana pendidikan vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Dalam pengertian lain, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik. Dalam kegiatan In House Training (IHT), Dr. Suharno, S.T, M.T memberikan materi baik secara tertulis maupun praktik antara lain : konsep pemahaman kurikulum merdeka dan tata cara dan implementasinya dalam pembelajaran, penyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) serta pengembangan modul ajar, pengembangan modul ajar, pengembangan Lembar Kerja Pesera Didik (LKPD) baik secara teori mapun praktik, dan pembuatan soal-soal berbasis AKM. Kurikulum Merdeka mengutamakan strategi pembelajaran berbasis proyek. Artinya, peserta didik akan mengimplementasikan materi yang telah dipelajari melalui proyek atau studi kasus, sehingga pemahaman konsep bisa lebih terlaksana. Nama proyek ini adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Proyek ini sifatnya lintas mapel. Melalui proyek ini, siswa diminta untuk melakukan observasi masalah dari konteks lokal dan memberikan solusi nyata terhadap masalah tersebut.