Sabtu, 19 Agustus 2023. Berlokasi di halaman SMKN Jenawi para guru, staff TU dan karyawan melaksanakan upacara hari jadi Provinsi Jawa Tengah yang ke 78. Upacara tersebut di selenggarakan berdasar Nota Dinas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 003.3/2964 yang menginstruksikan pegawai ASN dan Non ASN di lingkungan pemerintahan Provinsi Jawa Tengah wajib menyelenggarakan upacara tersebut. Walujo, S.Pd, M.T bertugas sebagai inspektur upacara membacakan sambutan gubernur jawa tengah bahwa sejarah Jawa Tengah dimulai dari kepemimpinan Raden Panji Suroso Condronegoro. Beliau adalah gubernur pertama kita, yang dilantik pada 19 Agustus 1945. Maka kita usulkan pengubahan hari lahir Jawa Tengah dari yang selama ini 15 Agustus 1950 menjadi 19 Agustus 1945. Dan alhamdulillah, DPR RI menyetujui lewat Pasal 2 UU Nomor 11 Tahun 2023. Maka jadilah saat ini kita memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Jawa Tengah yang ke-78. Dengan pengungkapan sejarah itu, semoga bisa menambah kebanggaan kita sebagai wong Jawa Tengah. Kebersamaan dan kerukunan yang kita rawat juga terbukti ampuh dalam melawati ujian pandemi. Masa dua tahun itu bahkan meruntuhkan sebagian tatanan yang sudah kita kerjakan sejak tahun 2013. Kemiskinan yang pada tahun 2019 hampir menyentuh angka satu digit, kembali bergerak naik. Pertumbuhan ekonomi yang dulu kita proyeksikan mencapai 7 persen, harus drop hingga minus 2,65. Tapi alhamdulillah , kita sudah bisa bangkit. Angka kemiskinan kita hampir sama dengan sebelum pandemi. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah kini bahkan melampaui Nasional sebesar 5,23 persen. Pesan utama dalam sabutanya, Gubernur mengajak seluruh sumber daya yang ada untuk bangun dan membangun Jawa Tengah agar lebih maju lagi. Bekerja bukanlah sebuah ketaatan atau ketakutan pada pimpinan, melainkan harus dijadikan sebuah pengabdian yang terejawantah menjadi sistem dan budaya yang kuat.