SMK Negeri Jenawi – Dalam upaya menanamkan kesadaran berdemokrasi sejak dini kepada generasi muda, SMK Negeri Jenawi turut berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula serta Reorganisasi Komite MILKOI (Pemilihan Ketua OSIS) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026 di Aula Kantor KPU Karanganyar ini diikuti oleh perwakilan guru pendamping OSIS dan siswa pengurus OSIS dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Karanganyar, termasuk delegasi dari SMK Negeri Jenawi yang didampingi oleh Himawan Adi Wardhana, S.Pd. selaku Pembina OSIS.
Acara ini menjadi momen penting dalam rangkaian program pendidikan pemilih berkelanjutan yang digagas KPU Karanganyar sebagai bentuk komitmen mempersiapkan generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak politiknya . Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, serta narasumber dari Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) yang turut memberikan wawasan mendalam mengenai esensi demokrasi dan tantangan yang dihadapi generasi Z di era digital.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua KPU Kabupaten Karanganyar, Bapak Daryono, S.I.Kom., yang menegaskan bahwa MILKOI merupakan agenda rutin tahunan. "MILKOI adalah miniatur pelaksanaan Pemilu/Pilkada yang nyata, agar siswa mendapat pengetahuan dan pengalaman nilai demokrasi serta terdorong untuk berperan aktif dalam praktik demokrasi," ujarnya . Beliau juga menjelaskan bahwa Komite MILKOI dibentuk sebagai perwakilan sekolah yang berperan seperti KPU, bertugas mengkoordinasikan seluruh tahapan MILKOI di bawah asistensi KPU Karanganyar .
Sesi inti kegiatan diisi dengan presentasi materi oleh Bapak Daryono, S.I.Kom., serta narasumber dari UMUKA, Bapak Sarilan. Paparan yang disampaikan mengupas tuntas tentang esensi MILKOI sebagai sarana pendidikan demokrasi, struktur organisasi Komite MILKOI, serta tantangan yang dihadapi generasi Z dalam memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi. Sebagai penguat pemahaman, disampaikan pula pandangan para pakar bahwa pendidikan demokrasi menjadi pilar penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang sadar akan pentingnya demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagaimana ditegaskan oleh perwakilan Kemenag Karanganyar . Landasan ilmu yang menjadi rujukan adalah konsep demokrasi yang berasal dari bahasa Yunani, Demos (rakyat) dan Kratos (kekuasaan), yang berarti pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat .
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri Jenawi kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki kesadaran berdemokrasi dan integritas tinggi. Diharapkan, pengalaman berharga ini dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab di masa depan. Semangat untuk terus belajar dan berpartisipasi aktif dalam membangun demokrasi yang sehat patut terus dijaga. SMK Negeri Jenawi bangga menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan demokrasi yang bermakna!
Acara ini menjadi momen penting dalam rangkaian program pendidikan pemilih berkelanjutan yang digagas KPU Karanganyar sebagai bentuk komitmen mempersiapkan generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak politiknya . Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, serta narasumber dari Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) yang turut memberikan wawasan mendalam mengenai esensi demokrasi dan tantangan yang dihadapi generasi Z di era digital.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua KPU Kabupaten Karanganyar, Bapak Daryono, S.I.Kom., yang menegaskan bahwa MILKOI merupakan agenda rutin tahunan. "MILKOI adalah miniatur pelaksanaan Pemilu/Pilkada yang nyata, agar siswa mendapat pengetahuan dan pengalaman nilai demokrasi serta terdorong untuk berperan aktif dalam praktik demokrasi," ujarnya . Beliau juga menjelaskan bahwa Komite MILKOI dibentuk sebagai perwakilan sekolah yang berperan seperti KPU, bertugas mengkoordinasikan seluruh tahapan MILKOI di bawah asistensi KPU Karanganyar .
Sesi inti kegiatan diisi dengan presentasi materi oleh Bapak Daryono, S.I.Kom., serta narasumber dari UMUKA, Bapak Sarilan. Paparan yang disampaikan mengupas tuntas tentang esensi MILKOI sebagai sarana pendidikan demokrasi, struktur organisasi Komite MILKOI, serta tantangan yang dihadapi generasi Z dalam memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi. Sebagai penguat pemahaman, disampaikan pula pandangan para pakar bahwa pendidikan demokrasi menjadi pilar penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang sadar akan pentingnya demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebagaimana ditegaskan oleh perwakilan Kemenag Karanganyar . Landasan ilmu yang menjadi rujukan adalah konsep demokrasi yang berasal dari bahasa Yunani, Demos (rakyat) dan Kratos (kekuasaan), yang berarti pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat .
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri Jenawi kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki kesadaran berdemokrasi dan integritas tinggi. Diharapkan, pengalaman berharga ini dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab di masa depan. Semangat untuk terus belajar dan berpartisipasi aktif dalam membangun demokrasi yang sehat patut terus dijaga. SMK Negeri Jenawi bangga menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan demokrasi yang bermakna!